September 08, 2012
0
Kerajaan Kanjuruhan - Kanjuruhan adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Timur, yang pusatnya berada di dekat Kota Malang sekarang. Kanjuruhan diduga telah berdiri pada abad ke-6 Masehi (masih sezaman dengan Kerajaan Taruma di sekitar Bekasi dan Bogor sekarang). Bukti tertulis mengenai kerajaan ini adalah Prasasti Dinoyo. Rajanya yang terkenal adalah Gajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung.(Wikipedia).


Pada abad ke-8, Malang telah dihuni. Secara geografis, Jawa Timur masuk dalam wilayah kekuasaan Mataram Hindu yang bepusat di Medang Kamulan, Jawa tengah. namun kenyataannya, Malang tidak takluk secara langsung baik pada Dinasti Sanjaya maupun Syailendra sebagai penguasa Mataram saat itu. Ada beberapa wilayah yang saat itu telah berserikat di daerah ini. Antara lain, Kanjuruhan (sekarang Dinoyo);Karuman(Tlogo Mas); Singosari dan beberapa daerah lain.

Diantara daerah-daerah lokal tersebut, Kerajaan Kanjuruhan-lah yang memiliki populasi penduduk terbesar, sekitar 2,000 jiwa tinggal disana


kondisi alam yang subur dan keamanan yang tertib membuat Kanjuruhan berkembang dengan baik secara ekonomi. Selain menjalin perdagangan dengan kerajaan lokal lain, mereka juga membuka rute perdagangan dengan Kediri dan Mataram. Dari sinilah kemudian pengaruh kebudayaan dan agama Hindu Syiwa masuk ke Kanjuruhan

Pada tahun 760-an, syarat untuk membentuk pemerintahan yang mandiri telah di miliki oleh Kanjuruhan, antara lain:Jumlah penduduk yang cukup; Stabilitas ekonomi yang baik; Kondisi keamanan yang terjamin.

Dari tiga keunggulan diatas, masyarakat Kanjuruhan kemudian memilih seseorang yang dianggap paling kharismatik untuk menjadi pemimpin. Gajayana adalah seorang yang kemudian diangkat menjadi pemimpin Kanjuruhan.

Posisi Raja saat itu tidak hanya sebagai kepala pemerintahan saja, tapi juga sebagai perwakilan desa keluar, perantara dengan dunia dewa dan sebagai dukun tempat orang-orang mencari obat untuk berbagai penyakit. Kondisi seperti ini dapat juga dilihat pada awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara, Tarumanegara dan Kalingga

Berdirinya kerajaan baru ini ternyata tidak dianggap sebagai sebuah ancaman oleh Mataram di Jawa Tengah. hal ini terbukti dari tidak adanya pertempuran antara Kanjuruhan dengan Mataram baik saat pemerintahan Dinasty Sanjaya maupun Syailendra

Walaupun telah menjadi sebuah negara yang berdaulat penuh, namun kondisi keamanan yang tentram membuat Kanjuruhan tidak berniat mengembangkan sisi ke-militer-an nya, mereka lebih tertarik untuk mengembangkan sisi “damai” mereka (Agama, Kebudayaan dan Ekonomi)

Di daerah Karuman (sekarang Tlogo Mas), saat itu juga telah di huni oleh banyak penduduk. Pada abad ke-8, wilayah ini merupakan bagian dari Kanjuruhan. Sehingga pengaruh agama negara, Hindu Syiwa, juga di anut disana. Terbukti dengan ditemukannya sebuah situs yang diyakini dulunya adalah sebuah candi dan punden

Kebijaksanaan masyarakat terhadap alam membuat mereka sangat menghormati sumber air sebagai sumber kehidupan, karenanya situs Karuman didirikan di sekitar sumber air. mereka juga memasang arca Lembu Nandi dan Lingga sebagai lambang kesuburan dan penghormatan kepada Dewa. hal ini dapat dilihat juga pada Candi Sumberawan di Singosari.

Sebuah berita dari prasasti Wuradung, jaman Mpu Sindok (929-947) menyebutkan bahwa ada gugusan kayangan di Kanuruhan (seiring waktu, nama Kanjuruhan berubah menjadi Kanuruhan). Di yakini bahwa candi yang dimaksud adalah situs Karuman

Walaupun Kerajaan Kanjuruhan telah berdiri dibawah Raja Gajayana, tapi ketidak sadaran akan pentingnya peng-kader-an akhirnya menjadi boomerang bagi kerajaan ini. Setelah Gajayana meninggal, Kanjuruhan tidak dapat mencari pengganti atau penerus kerajaan ini sehingga Kerajaan Kanjuruhan kembali menjadi sebuah daerah lokal biasa lagi.***

0 comments: