Desa Girijaya

Desa Girijaya terletak di kecamatan Kersamanah, di kabupaten Garut. Girijaya memiliki empat batas wilayah, sebelah utara berbatasan dengan desa Kersamanah, sebelah selatan berbatasan dengan desa Nanjung Jaya, sebelah timur berbatasan dengan desa Sukamaju, dan sebelah selatan berbatasan dengan desa Girimukti.

Total luas desa Girijaya adalah 596,02 Ha/m2 dan memiliki 5127 warga. Desa Girijaya terbagi dalam 7 RW dan 27 RT, dan biasanya RW disebut dengan Dusun, berikut RW beserta nama dusunnya:
No RW Nama Dusun
1 RW 01 Padaimut
2 RW 02 Cikondang
3 RW 03 Singkup
4 RW 04 Kancil
5 RW 05 Kamasri
6 RW 06 Cibarugbug
7 RW 07 Singkup

Girijaya, sebuah desa kecil di kecamatan Kersamanah kabupaten Garut Jawa Barat memiliki banyak potensi sumber daya alam yang sangat potensial dan seharusnya bisa menghasilkan keuntungan. Desa dengan total luas 596.002 ha/m2 ini menurut saya masih kurang di manfaatkan. Karena desa yang terbilang cukup luas namun dengan pembagian wilayah yang masih kurang maksimal yang kebanyakan justru masih berbentuk tanah kosong yang belum di manfaatkan sama sekali.
Sebagai informasi awal, luas sawah di desa girijaya adalah 70.450 ha/m2 yang hampir semuanya adalah milik warga setempat dan di gunakan juga untuk kebutuhan sehari hari warga di desa Girijaya. Masih terdapat kebun Negara yang luasnya sekitar 100.000 ha/m2 dan kebun warga yang luasnya sekitar 108.000 ha/m2 . Kebun-kebun ini sebagian besar ditanami tumbuh-tumbuhan atau pohon-pohonan yang umumnya hanya digunakan secara pribadi oleh warga girijaya seperti jagung, kacang tanah, kacang merah, dan yang paling banyak yang bisa kita jumpai adalah kebun ubi jalar. Selain itu ada pula kelapa, kopi, cengkeh, tembakau, kapuk, bambu. Mungkin bagi orang-orang yang baru mendengar hal ini akan langsung berpendapat bahwa Girijaya sangat kaya akan sumber daya alam. Hal tersebut memang benar adanya. Akan tetapi entah karena pengelolaannya atau pendistribusiannya yang kurang sempurna sehingga semua bahan pangan, padi dan hasil kebun tersebut seakan-akan yang digunakan hanya oleh orang-orang girijaya saja atau paling jauh di kirim ke tengkulak atau pengecer di pasar tanpa memperhitungkan bahwa kalau saja mereka menjual semua sumber daya alam mereka keluar dan dengan pendistribusian yang tepat maka bisa dipastikan bukan hanya keuntungan yang didapatkan namun bagaimana Girijaya di kenal oleh masyarakat Indonesia.

Selain itu, kita juga bisa menemukan tanaman apotek hidup yang lagi-lagi bisa dikatakan banyak namun hanya digunakan secara domestik oleh masyarakat Girijaya seperti kunyit, lengkuas, kencur dll. Ada pula mangga dan pisang yang bisa dikatakan buah mayoritas yang ada di Girijaya. Lalu mengapa semua hal tersebut bisa terjadi? Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan terhadap beberapa warga desa Girijaya, yang menjadi masalah bukanlah hasil sumber daya alamnya yang tidak ada, namun minimnya orang-orang yang bisa mengelola sumber daya ini sehingga hasil sumber daya tidak hanya digunakan secara pribadi namun bisa di ekspor keluar desa. Mereka mengaku bahwa mereka sendiri kurang mengerti bagaimana caranya mengekspor sumber dayanya keluar dengan baik tanpa menimbulkan kerugian yang mereka tahu hanya menyerahkannya pada tengkulak dan tengkulaklah yang menjual pada pengecer dan resiko yang didapat, keuntungan yang di dapat pasti tidak sebesar yang diharapkan.

Oleh karena itu diharapakan melalui artikel ini pembaca yang mungkin awalnya tidak tahu sama sekali tentang Giirijaya, setelah ini setidaknya mengetahui desa kecil yang bisa di katakan jauh dari keramaian kota namun memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa dan masih sangat perlu dikembangkan lagi entah itu melalui kesadaran warganya sendiri ataupun melalui bantuan dan kerja sama dari luar. Selain itu juga diharapkan ada orang-orang yang mau membantu memberikan penyuluhan dan sosisalisasi bagaimana cara menyalurkan hasil sumber daya alam ke luar dengan baik dan memperoleh keuntungan yang besar, sehingga sumber daya alam yang ada di Girijaya bisa di maksimalkan dan wilayah yang masih kosong masih bisa di pergunakan untuk memperkaya sumber daya alamnya.
http://blogs.unpad.ac.id/kknmgirijaya2011/tentang-desa-girijaya/
Posting Komentar

Entri Populer